Pentingnya memilih setelan jas, penentu kesan seorang profesional

Pentingnya memilih setelan jas, penentu kesan seorang profesional-.

Tidak hanya dalam seni seperti yang ada pada sebuah galeri, dalam dunia bisnis dan karir, gambar juga adalah segalanya. Kesan adalah sebuah gambaran yang melekat pada sesuatu atau pula seseorang dan akan membekas pada orang yang merasakannya. Terutama seperti yang ada dalam banyak pepatah, “kesan pertama adalah segalanya”. Kita hanya akan mendapat satu kesempatan untuk memberikan kesan pertama yang positif. Itu sebabnya, baik dari bahasa tubuh, cara berkomunikasi, serta cara berpakaian dapat memberi pengaruh penting dalam dunia karir anda. Cara berpakaian bagi profesional tentunya harus menyajikan citra visual dan penampilan yang berkesan profesional. Kesuksesan berkarir tentunya banyak dialami oleh orang yang benar-benar merencanakan pandangan orang lain terhadap dirinya sendiri melalui penampilan.  Meski begitu, terutama bagi banyak pria, sering kali mengabaikan warna pakaiannya. Padahal warna pakaian yang sering disebut sebagai pesan tersirat (unspoken message) dapat menciptakan efek dramatis pada cara pandang orang lain tak terkecuali pada warna setelan jas.

  • Biru dongker

Warna ini memiliki kesan “kuat dan tegas” serta memiliki arti otoritas (kekuatan atas hak untuk memberi perintah) . Warna ini juga dianggap sebagai tipe yang “bertanggung jawab”. Dapat digunakan saat berbicara di depan umum, presentasi penting, atau bila anda ingin terlihat seperti ahli.

  • Coklat, hijau, krem, atau warna pucat alami lainnya (earth tone)

Warna-warna ini memberikan kesan untuk “membangun hubungan yang lebih baik” atau bisa dibilang friendly (bersahabat). Dapat digunakan untuk rapat antar staf, bertemu klien atau keluarganya, menyampaikan kabar buruk, ingin terlihat seperti orang yang ramah atau mudah didekati.

  • Abu kebiru-biruan

Memiliki arti “kesetiaan dan ketergantungan”. Warna ini dianggap sebagai tipe yang memiliki etos kerja baik. Cocok untuk bertemu atasan atau berpergian.

  • Hitam

Warna ini tidak jauh beda dengan warna biru dongker. Kesannya yang terlalu formal memberikan arti yang “modis dan canggih”. Ada juga yang beranggapan bahwa warna ini cocok untuk mengalahkan para pesaing.

  • Abu kehitaman, abu-abu

Memberi arti sebagai “pilar masyarakat & dapat dipercaya”. Cocok untuk seorang profesional yang berurusan dengan keuangan. Contohnya seperti perencana keuangan, bankir, dan untuk yang berkerja dibidang penjualan.

 

Bagi anda yang memilih jas untuk interview, berikut tipsnya      :

  • Pilih jas dengan model standar profesional, yaitu jas yang memiliki dua kancing dan tanpa garis/motif.
  • Hindari warna hitam dan warna earth tone. Warna hitam berkesan terlalu formal. Sedangkan warna earth tone berkesan terlalu kasual.
  • Jauhi jas dengan harga yang terlalu murah. Maksudnya agar tidak terlihat murahan atau pasaran.
  • Jauhi jas dengan harga yang terlalu mahal. Cukup kenakan jas dengan kualitas baik. Coba anda bayangkan kalau jas yang anda pakai harganya jauh lebih mahal dari pada yang dikenakan para interviewer. Hal ini akan memberi kesan negatif.
  • Pastikan jas yang anda kenakan benar-benar pas. Tidak kekecilan atau kebesaran. Hal ini benar-benar harus diperhatikan.
  • Pastikan anda mengenakan jas dengan hanya mengancing satu kancing yang paling atas.

Untuk gambaran lebih jelas, perhatikan gambar berikut:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *