Mandiri Pangan dan Energi dengan Pengembangan Sorgum

Mandiri Pangan dan Energi dengan Pengembangan Sorgum
Mandiri Pangan dan Energi dengan Pengembangan Sorgum

 

Mandiri Pangan dan Energi dengan Pengembangan Sorgum

Tanaman sorgum yang tergolong vegetasi perintis, sangat potensial untuk mewujudkan harapan akan kemandirian pangan dan energi. Tanaman ini merupakan jenis tanaman yang mampu hidup dalam kondisi ketersediaan air yang terbatas baik di lahan marginal maupun lahan bekas tambang , serta tergolong mudah dalam budidayanya.  Bijinya mempunyai kandungan antioksidan yang tinggi berpotensi untuk dikembangkan menjadi beras analog, berbagai kue basah maupun kering, dan berbagai pangan fungsional berantioksidan tinggi. Bahkan bisa menggantikan peran tepung terigu sampai 40% dengan nutrisi yang lebih baik.

sorgum
tanaman sorgum

Batangnya mempunyai rasa manis  sehingga  dapat dijadikan bahan baku  pada pembuatan  Bahan Bakar Nabati Bioetanol.  Jika diperas, 1 kg batang umumnya mempunyai 650 ml nira manis dengan kadar gula 10-21 %. Biasanya kadar gula ini sangat dipengaruhi oleh musim. Jika kemarau panjang, kadar gulanya bisa mencapai 21 %. Jika musim hujan berkepanjangan, hanya 10-12 %. Rata-rata pada kadar gula 14-17 %. Sedikit lebih rendah dibandingkan tebu.

Daunnya sangat digemari ternak ruminansia. Daunnya tidak lugutan (tidak tajam) sehingga ternak nyaman memakannya. Peningkatan bobot ruminansinya pun cukup bagus dengan pakan daun sorgum. Terlebih jika ditreatment terlebih dahulu menjadi silase.

Sebagai ilustrasi untuk sumber pangan, Antioksidan rice yang berasal dari biji sorgum dengan campuran karbohidrat lainnya adalah pangan fungsional yang mengandung antioksidan tinggi sehingga  bermanfaat dalam meningkatkan kualitas asupan pangan  karena mampu menangkal radikal bebas akibat pola hidup modern saat ini.  Beberapa manfaat dari antioksidan rice adalah : Mengandung antioksidan tinggi, mempunyai indek glikemik rendah ( Sehingga gula darah yang terbentuk tidak berlebih. Bagus untuk penderita diabetes), pemasakan lebih cepat dan tanpa pencucian, mudah untuk ditanam secara organik. Tentu menghasilkan pangan fungsional yang sungguh menyehatkan.

Sebagaimana kita tahu, ketersediaan cadangan bahan bakar fosil kita semakin menipis. Saatnya kita bahu membahu untuk  segera  menyiapkan  alterntif energi penggantinya. BBN bioetanol yang berwujud liquid sangatlah memungkinkan untuk menggantikan bahan bakar ini. Ketersediaannya  bisa dilakukan secara terus menerus karena merupakan bahan bakar terbarukan. Apalagi alam negeri Indonesia mempunyai potensi sumber daya yang berlimpah dalam pengambangan bahan baku  BBN. BBN bioetranol adalah solusi Bahan Bakar masa depan yang akan menjadikan negeri ini menjadi berkecukupan dalam penyediaan energi, ramah lingkungan, dan pro job- pro poor- pro growth. Dengan Penjelasan artikel ini,   Mandiri Pangan dan Energi dengan Pengembangan Sorgum  sangat bisa direalisasikan untuk Indonesia Berdaulat.

Kompor Bioenergi untuk memasak rumah tangga serta peralatan produksi BBN Bioetanol sudah sangat bagus dan bisa diperoleh di web www.komporbioenergi.com dan toko online www.tatukune.com

Jayalah Indonesiaku, Gemah ripah Negeriku, Makmur Bangsaku!

Salam,

Menik Sumasroh

 

sorgum dengan tinggi tanaman mencapai 5-6 meter
sorgum dengan tinggi tanaman mencapai 5-6 meter

Baca Juga :

Laboratorium nasional pengujian kompor

Laboratorium pengujian kompor

Petunjuk penggunaan Kompor Kayu

Menuju Subsidi Gas LPG Tepat Sasaran di Indonesia

Kompor Biomassa yang Baik dan Layak Edar harus Memenuhi SNI

Potensi Kelapa Sawit di Sumatera Barat dalam Menunjang Penyediaan Energi Rumah Tangga

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *