Berapa Banyak Serat Makanan yang Harus Kita Konsumsi Setiap Hari?

Berapa banyak serat yang harus Kita konsumsi setiap hari?
Berapa Banyak Serat Makanan yang Harus Kita Konsumsi Setiap Hari?

Berapa Banyak Serat Makanan yang Harus Kita Konsumsi Setiap Hari?

Serat makanan (dietary fiber) mempunyai peran yang sangat penting yang tidak tergantikan oleh zat lainnya. Walaupun terbilang non gizi. Kecukupan asupan dietary fiber yang dianjurkan per hari juga semakin tinggi mengingat banyaknya manfaat  yang menguntungkan bagi kesehatan tubuh.  Badan Kesehatan Internasional Adequate Intake menetapkan kecukupan asupan dietary fiber untuk orang dewasa adalah 20-35 g/hari. Menurut Petunjuk Diet RSCM (1982) yang disunting oleh prof Clara pada Dietary Fiber and its Role for Health, angka kecukupan serat yang dianjurkan adalah 25 g/1.000 kal. Bila merujuk pada output tinja/feses, asupan dietary fiber idealnya harus  bisa menghasilkan berat feses miimal sebesar 140 – 150 g/hari, dengan residence time/transit time di usus besar kurang dari 3 hari. Merujuk pada output feses ini, dianjurkan asupan serat makanan sebesar 25 – 30 g/hari             (10-13 g/1000 Kalori). 

Sebagai ilustrasi, anjuran konsumsi energi seorang  dewasa adalah sekitar 2.000-2.150 kalori.  Panduan Diet Dokter Amerika menganjurkan pemenuhan kebutuhan kalori yang berasal dari karbohidrat sebesar 45-65%. Berarti kebutuhan kalori yang berasal dari karbohidrat sekitar  900 – 1.300 kalori atau setara dengan 225-325 gram karbohidrat/hari. Kebutuhan kalori yang berasal dari serat makanan sebesar rata-rata 25 g/hari.

Untuk  memenuhi kebutuhan serat yang dianjurkan diatas (25–35 g/hari),seseorang harus  mengonsumsi sayuran dan buah-buahan sebanyak :  500 g sayuran dan 250 g buah per hari. Ini adalah anjuran konsumsi sayuran dan buah pada asupan pangan kita untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan kesehatan lainnya secara umum.

KONSUMSI SERAT ORANG INDONESIA

Direktorat gizi masyarakat Departemen kesehatan pada tahun 2008 telah melakukan analisa mengenai rata-rata konsumsi serat makanan penduduk dan distribusinya menurut daerah pedesaan dan perkotaan juga menurut provinsi. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi serat per orang di Indonesia adalah 10,5 gram/hari. Di perkotaan rata-ratanya 9,9 gram dan di pedesaan adalah 10,7 gram/orang/hari. Sebagai gambaran, rata-rata konsumsi serat makanan orang Jakarta sebesar 8.5 g/hari. Sedangkan rata-rata konsumsi serat makanan orang Yogyakarta sebesar 17.0 g/hari.  Mungkin karena penduduk kota sudah banyak yang mengkonsumsi makanan siap saji yang rendah serat makanan ya…

Sobat, yuk perbanyak makan sayur dan buah untuk meningkatkan kualitas hidup kita. Sudahkah anda makan sayur dan buah hari ini ? berapa banyak???

Baca juga :

Waspadai Bentuk Tinja Anda untuk Deteksi Kesehatan

Waspadai Tinja Anda untuk Deteksi Kesehatan 

Rahasia Awet Muda dan Sehat Terus

Ramadan sehat dengan trik menghindari, meminimalkan dan menghilangkan farmolin pada makanan

Apakah Serat Pangan Itu?

Pentingkah Serat Makanan bagi Kesehatan Kita ?

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *